Croup: Batuk Menggonggong di Tengah Malam — Apa yang Harus Dilakukan?

Anak tiba-tiba batuk menggonggong di tengah malam? Croup (laringotrakeitis) sangat umum pada anak dan biasanya bisa ditangani di rumah, tapi ada tanda bahaya yang perlu dikenali.

CroupBatuk MenggonggongLaringotrakeitis

Infografis Medis

Atlas penyakit THT — dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L.

Infografis Acute Laryngotracheitis
Atlas THT — Acute Laryngotracheitis

Apa itu Croup?

Croup (laringotrakeitis akut) adalah infeksi virus pada laring dan trakea yang menyebabkan pembengkakan di bawah pita suara. Penyebab tersering adalah virus parainfluenza. Paling umum pada anak usia 6 bulan–3 tahun karena saluran napas mereka masih sempit.

Croup biasanya dimulai seperti pilek biasa, lalu dalam 1–2 hari muncul batuk khas yang terdengar seperti “gonggongan anjing laut” (seal-like bark), terutama di malam hari.

Gejala Khas

🚨 Segera ke IGD Jika Anak:
  • Stridor terdengar saat anak istirahat (bukan hanya saat menangis)
  • Retraksi dada — dada tertarik ke dalam saat bernapas
  • Bibir atau ujung jari kebiruan
  • Drooling atau tidak bisa menelan
  • Gelisah berat atau justru sangat lemas

Penanganan di Rumah vs di Rumah Sakit

Di rumah (ringan): Tenangkan anak (menangis memperburuk stridor), posisikan tegak, berikan cairan hangat. Udara sejuk malam hari sering membantu — bawa anak ke luar sebentar atau berdiri di depan kulkas terbuka.

Di rumah sakit (sedang-berat): Dexamethasone dosis tunggal (oral atau IM) sangat efektif. Nebulisasi epinefrin untuk kasus berat dengan stridor saat istirahat. Kebanyakan anak membaik dalam 2–3 hari.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah croup menular?
Virus penyebab croup menular melalui droplet. Namun tidak semua anak yang tertular virus ini akan mengalami croup — tergantung usia dan ukuran saluran napas.
Bolehkah menggunakan uap panas?
Uap panas (steam) tidak terbukti efektif dan berisiko luka bakar. Udara sejuk atau lembap lebih aman. Bawa anak ke luar rumah sebentar di malam hari sering membantu.

Butuh evaluasi lebih lanjut?

Konsultasi langsung dengan dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp.AI(K) di RS Columbia Asia Semarang.

Buat Janji via WhatsApp

Catatan Medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif, bukan pengganti konsultasi medis langsung. Hasil penanganan bergantung pada kondisi masing-masing pasien.

Referensi Medis

Ditinjau Secara Medis Oleh

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp. AI(K.), MSi.Med.

Spesialis THT-BKL & Konsultan Alergi Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Lihat Profil Lengkap

Buat Janji Sekarang