Poin Kunci Artikel Ini
- Deteksi dini gangguan pendengaran sangat penting — terutama pada bayi (skrining BERA) dan anak usia sekolah.
- Tuli konduktif sering dapat diperbaiki (infeksi, serumen, otosklerosis); tuli sensorineural memerlukan rehabilitasi.
- BERA (Brainstem Evoked Response Audiometry) adalah standar emas diagnosis gangguan pendengaran pada bayi baru lahir.
- Implan koklea adalah pilihan untuk tuli sensorineural berat-sangat berat yang tidak cukup terbantu alat bantu dengar.
Infografis Medis
Atlas penyakit THT — dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L.
Tanda-tanda awal yang sering diabaikan
Perhatikan jika Anda sering…
- Meminta orang mengulang ucapan, terutama di tempat ramai
- Menaikkan volume TV lebih tinggi dari yang diinginkan orang lain di rumah
- Kesulitan memahami percakapan lewat telepon
- Mengandalkan membaca bibir tanpa disadari
- Merasa orang bicara "tidak jelas" atau "bergumam"
- Telinga berdenging (tinnitus) yang menyertai
Mengapa pendengaran bisa menurun?
Ada dua mekanisme utama gangguan pendengaran:
- Tuli konduktif — hambatan pada jalur pengiriman suara (liang telinga, gendang, tulang-tulang pendengaran). Contoh: serumen menumpuk, infeksi telinga tengah, perforasi gendang. Sering bisa ditangani.
- Tuli sensorineural — kerusakan sel-sel rambut di koklea atau saraf pendengaran. Contoh: paparan suara keras, penuaan, obat tertentu. Umumnya tidak bisa dipulihkan sepenuhnya, tapi bisa dikompensasi.
Derajat gangguan pendengaran
Audiometri (tes pendengaran) adalah cara standar untuk mengukur derajat gangguan dengan akurat di setiap frekuensi.
Segera ke dokter jika…
- Pendengaran turun mendadak (dalam jam atau hari) — ini darurat THT, idealnya dalam 48–72 jam
- Penurunan hanya di satu telinga
- Disertai vertigo hebat atau tinnitus baru yang keras
- Anak usia <3 tahun belum merespons suara normal
Pilihan penanganan
Bergantung Penyebab dan Derajat
- Tuli konduktif — tangani penyebabnya (bersihkan serumen, obati infeksi, operasi jika perlu)
- Alat bantu dengar — sangat efektif untuk tuli sensorineural ringan-sedang; teknologi modern semakin nyaman dan tidak mencolok
- Implan koklea — untuk tuli berat-profound bilateral yang tidak cukup terbantu alat bantu konvensional
- Rehabilitasi pendengaran — latihan untuk memaksimalkan kemampuan memahami suara yang tersisa
Yang perlu diluruskan:"Sudah tua, wajar pendengarannya turun — tidak perlu diapa-apakan." Gangguan pendengaran yang tidak ditangani dikaitkan dengan isolasi sosial, kualitas komunikasi yang menurun, dan pada lansia berhubungan dengan peningkatan risiko penurunan kognitif. Alat bantu dengar yang tepat bisa membuat perbedaan besar dalam kualitas hidup.
Curiga pendengaran mulai menurun?
Tes audiometri membantu memetakan kondisi pendengaran Anda secara objektif. Buat janji dengan Spesialis THT-BKL di RS Columbia Asia Semarang.
Hubungi Admin RSCA SemarangFAQ
Referensi Medis
- World Health Organization. World Report on Hearing. Geneva: WHO; 2021.
- American Academy of Audiology. Clinical Practice Guidelines: Pediatric Amplification. 2013.