Epiglottitis Akut: Ketika Radang Tenggorokan Bisa Mengancam Nyawa

Epiglottitis bukan radang tenggorokan biasa. Peradangan epiglotis dapat menyumbat jalan napas dalam hitungan jam dan merupakan kegawatdaruratan THT yang memerlukan penanganan segera.

EpiglottitisKegawatdaruratanJalan Napas

Infografis Medis

Atlas penyakit THT — dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L.

Infografis Acute Epiglottitis
Atlas THT — Acute Epiglottitis

Apa itu Epiglottitis?

Epiglotis adalah tulang rawan berbentuk daun di pangkal lidah yang menutup jalan napas saat menelan. Epiglottitis adalah peradangan akut pada epiglotis yang dapat menyebabkan pembengkakan cepat dan menyumbat jalan napas. Berbeda dengan faringitis biasa, epiglottitis berkembang dalam hitungan jam dan bisa mengancam jiwa.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

🚨 SEGERA KE IGD jika:
  • Stridor (bunyi saat bernapas)
  • Drooling — tidak bisa menelan air liur
  • Kesulitan bernapas atau bibir kebiruan
  • Anak dalam posisi tripod

Peringatan: Jangan periksa tenggorokan anak dengan sendok atau jari di rumah jika mencurigai epiglottitis — ini bisa memperburuk sumbatan jalan napas.

Penanganan

Epiglottitis ditangani di rumah sakit dengan prioritas mengamankan jalan napas (intubasi atau trakeostomi jika perlu), diikuti antibiotik intravena spektrum luas dan kortikosteroid untuk mengurangi edema. Pasien biasanya diobservasi di ICU selama 24–48 jam pertama.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah epiglottitis hanya terjadi pada anak?
Sebelum era vaksinasi Hib, epiglottitis lebih sering pada anak 2-6 tahun. Sekarang lebih banyak ditemukan pada dewasa karena program vaksinasi telah menurunkan insiden pada anak secara drastis.
Apa bedanya epiglottitis dengan radang tenggorokan biasa?
Epiglottitis berkembang sangat cepat (jam), disertai demam tinggi, drooling, dan kesulitan bernapas. Radang biasa berkembang bertahap, dengan nyeri menelan yang bisa ditoleransi dan tanpa gangguan napas.

Butuh evaluasi lebih lanjut?

Konsultasi langsung dengan dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp.AI(K) di RS Columbia Asia Semarang.

Buat Janji via WhatsApp

Catatan Medis: Informasi di halaman ini bersifat edukatif, bukan pengganti konsultasi medis langsung. Hasil penanganan bergantung pada kondisi masing-masing pasien.

Referensi Medis

Ditinjau Secara Medis Oleh

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp. AI(K.), MSi.Med.

Spesialis THT-BKL & Konsultan Alergi Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Lihat Profil Lengkap

Buat Janji Sekarang